SMA Negeri 4 Kendari Butuh Wakasek Inovatif dan Kreatif
Oleh Hayati Aras, (Guru SMA 4 Kendari)

Peran kepala sekolah sangat menentukan arah kebijakan, kualitas pembelajaran, serta budaya dan keberhasilan mutu pendidikan di suatu sekolah. Secara umum, fungsi utama ini dirangkum dalam tujuh peran utama atau dikenal dengan istilah
Dalam menjalankan roda kepemimpinan dan operasional harian di sekolah, kepala sekolah dibantu oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek). Jumlah Wakasek biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan skala sekolah.
Berdasarkan pembagian tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi), kerja sama antara kepala sekolah dan Wakasek terbagi menjadi empat bidang utama: Pada point ini Wakasek Kesiswaan itu menyusun program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).Membina organisasi siswa (OSIS) dan kegiatan ekstrakurikuler.Menegakkan tata tertib dan menangani kasus kedisiplinan siswa.
-
- Penegak Kedisiplinan & Tata Tertib: Menyusun aturan sekolah, memantau kerapian (seragam, rambut), serta menangani pelanggaran siswa bersama Guru BK.
- Pembina Organisasi & Ekstrakurikuler: Mengawasi dan membimbing jalannya OSIS, MPK, serta seluruh unit kegiatan ekskul (Pramuka, Paskibra, olahraga, seni, dll.).
- Penyelenggara Kegiatan Siswa: Bertanggung jawab atas acara besar sekolah seperti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), LDKS, pentas seni (pensi), hingga upacara bendera.
- Penjaring Prestasi: Memfasilitasi dan mengirimkan delegasi siswa untuk mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun non-akademik.
- Tegas namun Pengayom: Sering kali dicap “galak” karena harus menegakkan aturan, tetapi sebenarnya mereka adalah sosok pengganti orang tua yang sangat peduli pada masa depan siswa.
- Dekat dengan Murid: Karena sering mengurus kegiatan OSIS dan ekskul, sosok ini biasanya sangat mengenali karakter, bakat, bahkan dinamika sosial para siswa di sekolah.
- Solutif dan Responsif: Menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan konflik antar-siswa atau masalah tawuran dan perundungan (bullying).

Menindaklanjuti arahan strategis dari Kepala Sekolah SMAN 4 Kendari, Yakob Simson Barthimeus, program keamanan siswa menjadi prioritas utama untuk mencegah aksi anarkis dan tawuran antar-pelajar di Kota Kendari.
-
- Satgas Ketertiban Sekolah: Patroli rutin bersama Guru BK dan wali kelas saat jam masuk, istirahat, serta jam kepulangan sekolah.
- Mediasi & Pemanggilan Orang Tua Konseptual: Penerapan sanksi berjenjang yang solutif bagi siswa yang melanggar aturan demi menjaga ketenteraman belajar tanpa rasa takut.

- Podcast Kesiswaan: Pembuatan konten podcast bulanan melalui media dengar online sebagai wadah penyampaian materi edukatif sekaligus menyerap aspirasi siswa. [1]
- Tim Jurnalistik & Media Sosial Sekolah: Perekrutan dan pembentukan tim khusus untuk mengelola dokumentasi serta publikasi prestasi siswa SMAN 4 Kendari di platform digital.
Untuk itulah, sebagai Guru di SMAN 4 Kendari berharap semua aturan dan tata tertib yang bertujuan membentuk sekaligus menjamin mutu lulusan SMAN 4 Kendari yang berkarakter harus mendapat dukungan dari semua warga sekolah.





