Batam Mati Lampu, Bahlil Bakal Panggil PLN

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mengecek gangguan pemadaman listrik yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026).
Bahlil, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, mengatakan akan segera memeriksa kondisi kelistrikan di Batam melalui koordinasi dengan PLN.
“Nanti habis ini saya rapat sama PLN. Saya coba cek di PLN, ya. Nanti saya cek,” ungkap Bahlil dalam acara Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, gedung DPRD Batam dan Kantor Wali Kota Batam masih mengalami pemadaman dan mengandalkan genset sebagai sumber energi alternatif.
PLN Batam menyampaikan sekitar pukul 13.00 WIB bahwa pemulihan pasokan listrik telah dilakukan secara bertahap. Pemulihan diprioritaskan pada objek vital dan fasilitas pelayanan publik.
“Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” kata Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama saat dikonfirmasi di Batam, Senin.
Yoga mengatakan fokus utama PLN Batam saat ini adalah memulihkan sistem kelistrikan dan menormalkan pasokan listrik di seluruh jaringan.
“Untuk penyebab gangguan kami belum tahu, untuk saat ini kami prioritaskan recovery sistem dahulu, dan penormalan listrik seluruh jaringan, nanti akan kami update terus,” katanya.




