Muhammad Irfandy HR Resmi Daftar Calon Kades Tanggetada
Taglinenya “Muda Bergerak, Desa Berdampak”
Siapa yang tak kenal Muhammad Irfandy HR, S.H., M.Kn di Desa Tanggetada. Tentu bagi warga Desa Tanggetada Pria kelahiran 15 Mei 1999 anak dari pasangan Alm. Misbahuddin HR dan Sukmawati sudah sangat populer. Di usia yang relatif muda, hadir dengan membawa konsep pembangunan desa yang menempatkan pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi serta peran generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan Tanggetada.
Irfandi atau kerap disapa ippank ini resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, pada Jumat, 11 September 2026.
Dengan tagline “Muda Bergerak, Desa Berdampak”, Irfandy mengusung semangat “Hadir Membawa Solusi, Mengabdi Sepenuh Hati.”
Ia menawarkan visi:
“Mewujudkan Desa Tanggetada yang Maju, Sejahtera, Sadar Hukum, Religius, dan Progresif melalui Peningkatan Mutu SDM dan Transparansi Pelayanan Publik.”
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam lima agenda utama, yaitu Tanggetada Melayani, Tanggetada Terhubung, Tanggetada Berdaya, Tanggetada Religius-Terdidik, dan Tanggetada Progresif.
Tanggetada Melayani
Program Tanggetada Melayani diarahkan untuk membangun pemerintahan desa yang bersih, transparan dan responsif.
Irfandy menggagas digitalisasi pelayanan publik sekaligus penyediaan bantuan hukum gratis bagi masyarakat.
Salah satu program jangka pendek yang ditawarkan adalah Pos Bakumdes, berupa konsultasi hukum dan ketenagakerjaan secara gratis dan berkala di Balai Desa.
Ia juga membawa konsep Desa Digital, dengan pelayanan administrasi surat pengantar secara mandiri melalui WhatsApp Bot hingga tingkat dusun.
Dalam jangka menengah, program diarahkan pada fasilitasi legalitas usaha, izin edar serta pendirian kelompok tani dan nelayan lokal.
Sementara untuk memperkuat transparansi, Irfandy menggagas pemasangan videotron ruang publik yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi anggaran desa secara real-time.
Target jangka panjangnya adalah menjadikan Tanggetada sebagai desa percontohan sadar hukum dan desa digital terintegrasi di Kabupaten Kolaka.
Tanggetada Terhubung
Program kedua, Tanggetada Terhubung, berfokus pada pemerataan akses jalan dan jalur distribusi antardusun.
Menurut konsep yang ditawarkan, konektivitas antarwilayah menjadi bagian penting untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Dalam jangka pendek, program tersebut mencakup inventarisasi titik jalan poros lingkungan yang rusak di empat dusun serta pembenahan fasilitas ruang tunggu dan kenyamanan pelayanan publik di Balai Desa.
Jangka menengah diarahkan pada pembangunan jalan rabat beton pada jalur utama distribusi hasil pertanian antardusun serta peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan kepemudaan, kader PKK dan Posyandu.
Sedangkan target jangka panjangnya adalah interkoneksi seluruh jalur logistik Desa Tanggetada menuju pusat ekonomi di tingkat kecamatan dan kabupaten.
Tanggetada Berdaya
Di sektor ekonomi, Irfandy mengusung Tanggetada Berdaya, dengan fokus pada peningkatan kemandirian finansial masyarakat.
Program jangka pendek mencakup restrukturisasi manajemen BUMDes dengan menempatkan SDM yang profesional.
Ia juga menawarkan BUMDes Mitra Tani dan Nelayan, termasuk penyediaan pupuk, bibit dan pakan murah yang dapat disalurkan langsung kepada masyarakat di dusun.
Pada jangka menengah, digagas pembangunan “Gerai Produk Tanggetada” di wilayah strategis desa sebagai wadah pemasaran hasil olahan UMKM lokal.
Pelatihan kewirausahaan digital juga menjadi bagian dari program untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro desa.
Dalam jangka panjang, Irfandy menargetkan kemandirian anggaran, dengan BUMDes diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk mendukung pembangunan.
Tanggetada Religius-Terdidik
Bidang keagamaan dan pendidikan menjadi perhatian melalui program Tanggetada Religius-Terdidik.
Program tersebut diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur fisik dengan penguatan moral dan akhlak masyarakat.
Dalam jangka pendek, Irfandy menawarkan tambahan insentif bulanan bagi imam masjid dan guru mengaji TPQ.
Selain itu, terdapat bantuan Al-Qur’an, buku iqra dan papan tulis untuk TPQ di seluruh dusun.
Pada jangka menengah, ia menggagas pelatihan kompetensi mengajar dan literasi digital bagi guru ngaji/TPQ serta stimulus renovasi fisik bangunan TPQ dan majelis taklim.
Adapun target jangka panjangnya adalah mewujudkan masyarakat Tanggetada yang cerdas, berakhlak mulia dan memiliki kualitas pembangunan manusia yang tinggi.
Tanggetada Progresif
Sementara untuk generasi muda, Irfandy membawa program Tanggetada Progresif.
Program ini menempatkan pemuda sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembangunan desa.
Agenda jangka pendek meliputi pengaktifan kepengurusan Karang Taruna, pembukaan Program Beasiswa Desa, perbaikan fasilitas Pos Kamling serta pelibatan pemuda dalam kegiatan sosial dan keamanan lingkungan.
Untuk jangka menengah, ia menawarkan Beasiswa Tanggetada Cerdas bagi anak-anak berprestasi, penghafal Al-Qur’an dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Irfandy juga menggagas Tanggetada Cup, berupa turnamen olahraga tahunan dengan kompetisi antardesa hingga tingkat regional.
Sedangkan dalam jangka panjang, ia membawa konsep kemandirian pendidikan, melalui alokasi tetap dari sebagian PADes yang dikelola BUMDes untuk mendukung beasiswa pendidikan bagi anak-anak berprestasi dan pemuda Tanggetada.
“Inovatif, Pemersatu, Peduli, Amanah, Nyata, Kolaboratif”
Dalam materi pencalonannya, Irfandy juga menegaskan enam nilai yang menjadi semangat perjuangannya, yakni inovatif, pemersatu, peduli, amanah, nyata dan kolaboratif.
Konsep tersebut menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada reformasi pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, peningkatan SDM, penguatan kehidupan keagamaan serta pembukaan ruang yang lebih besar bagi generasi muda.
Dengan slogan “Muda Bergerak, Desa Berdampak”, Irfandy menawarkan pendekatan pembangunan yang menempatkan anak muda bukan sekadar sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian dari aktor pembangunan Desa Tanggetada.
Muhammad Irfandy HR, S.H., M.Kn. kini menjadi salah satu kandidat muda dalam kontestasi Kepala Desa Tanggetada dengan membawa pesan utama: hadir membawa solusi dan mengabdi untuk Desa Tanggetada sepenuh hati. (bsnn)




