Istana Bantah Reshuffle Kabinet untuk Preteli Kekuatan Politik Jokowi

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto membantah reshuffle kabinet baru-bari ini dilatarbelakangi motif politik untuk mempreteli kekuatan politik Joko Widodo (Jokowi).
Bambang mengungkapkan tak ada tujuan bagi pemerintah untuk menyingkirkan Jokowi seiring perubahan Kapolri hingga sejumlah Kementerian.
“Enggak ada,” kata Bambang kepada wartawan di Kompleks DPR/MPR pada Kamis (8/10/2026).
Bambang menegaskan, hingga saat ini kabinet Merah Putih tetap solid kendati terjadi sejumlah reshuffle kabinet.
“Enggak ada isu mempreteli-mempreteli karena kita tetap solid. Tidak ada kaitannya dengan dengan hal mempreteli. Itu itu pergantian biasa saja sebenarnya,” katanya
Menjelang 2 tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kabinet Merah Putih kembali mengalami perombakan. Reshuffle ketujuh ditandai dengan pelantikan 18 pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Sejumlah figur yang sebelumnya dikenal dekat dengan Presiden Jokowi dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ikut dirombak. (rdm)




